INFORMATION FOR YOUR TOUR

Compare hotel prices and find the best deal - HotelsCombined.com

Minggu, 15 Januari 2012

Tunggu Kirah Sony Mobile Communication



Sony Ericsson tinggal kenangan. Hal itu setelah secara resmi Sony merubah merek dagang divisi mobilenya dengan Sony Mobile Communication, pekan lalu.
            Perubahan merek dagang itu setelah akuisisi 50 persen saham Ericsson senilai US$1,47 miliar oleh Sony, Oktober tahun lalu. Dengan perubahan bisnis itu, maka joint venture Sony dan Ericsson, resmi ditutupi bulan Januari ini dan perubahan total menjadi Sony akan berlangsung hingga Februari tahun ini.
            Dari perubahan itu sendiri, seperti dikutip dari berbagai sumber, akan terasa bagi konsumen. Pasalnya, sebuah layanan akan terintegrasi di divisi mobile, seperti Sony Entertaiment Network (SEN), yang memberikan layanan Video Unlimeted dan games PlayStation. Keduanya direncanakan akan hadir di seri smartphone Xperia.
            Perubahan mendasar, yakni berubahnya logo perusahaan, Selama ini logo bola Sony Ericson dipastikan akan diubah. Namun, hingga saat ini belum diketahui pasti logo yang akan digunakan.
            Sebelumnya, kerjasama ini dimulai tahun 2001 silam. Penggabungan perusahaan Jepang dan Swedia itu dilakukan, karena produk-produk mereka kurang laku di pasaran. Dengan adanya perpaduan dua vendor itu menjadikan keduanya jadi enam besar di bisnis mobile. Namun, dalam perkembangan teknologi yang terus berubah, membuat keduanya berpisah. Perubahan itu dikarenakan, pasar ponsel yang focus pada smartphone.
            “Sepuluh tahun yang lalu kami sepakat membentuk perusahaan patungan. Penggabungan pengetahuan produk konsumen yang dimiliki Sony dan Ericsson yang memiliki spesialisasi di teknologi komunikasi merupakan perpaduan yang sempurna untuk mengendalikan industry feature phone,” kata Chief Executive Ericsson Hans Vestberg dalam sebuah pernyataan, akhir tahun lalu.
            Dengan perpisahan itu, Ericsson akan berkonsentrasi pada pasar nirkabel secara penuh, dengan memaksimalkan riset dan pengembangan dan portofolio paten industry untuk mewujudkan dunia yang benar-benar terhubung. 

Acer Hadirkan Iconia Tab A200



Setelah hadir dalam sebuah pameran, Acer akhirnya mulai menjual Iconia Tab A200. Penjualan akan dimulai pekan ini dengan harga US$330 atau sekitar Rp 3,02. Iconia Tab  A200 ini dilengkapi update OS Android Ice Cream Sandwich, dengan layar 10 inci.

            Sebelumnya, Acer tablet ini kali pertama dijual dengan OS Honeycamb 3.2. Namun, Februari nanti akan memperoleh update Ice Cream Sandwich. Seperti dikuti teknoup, tablet ini menggunakan prosesor dual core Tegra 2 sehingga memang bukan merupakan jajaran tablet kelas atas seperti tablet quadcore Asus Transformer Prime.

            Tablet ini memiliki 1280 x 800 piksel dan berbobot 720 gram.

            Iconia Tab A200 tersedia dalam dua tipe media penyimpan yaitu 16GB dan 8GB, ditambah, RAM 1GB, dilengkapi baterai 3260 mAh yang bisa bertahan 8 jam untuk memutar video dan 400 jam waktu siaga. Disediakan juga port USB serta slot microSD untuk ekspansi memori.

Sayangnya tidak ada kamera belakang meski dipasang kamera depan 2MP untuk chat video. Untuk konektivitas ada WiFi b/g/n, Bluetooth 2.1+EDR, GPS, giroskop, dan akselerometer. Juga ada colokan audio 3.5mm ditambah fitur DLNA yang disebut Acer Clear.fi.